Monday, 25 July 2016

SOFTSKILL 2 (Membuat Jurnal) : "PENGARUH JASA PENGIRIMAN BARANG TERHADAP E-COMMERCE DI ERA GLOBALISASI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP CITRA PT.TIKI SEBAGAI PENYEDIA JASA KURIR"

PENGARUH JASA PENGIRIMAN BARANG TERHADAP          E-COMMERCE DI ERA GLOBALISASI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP CITRA PT.TIKI SEBAGAI PENYEDIA JASA KURIR

Adhari (10114213)
Khairunnisa (15114845)
SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA




DAFTAR ISI


BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ………………………………………………………………………………. 4
1.2 Tujuan Penulisan …………………………………………………………………………….. 5

BAB II TINJAUAN TEORI
2.1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) ………………………………………..… 6
2.2 Pengertian Hardware, Software, People, Database ………………………………………….. 7

BAB III PEMBAHASAN
3.1 Penempatan Hardware, Software, People, dan Database pada perusahaan ………………... 10

BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ………………………………………………………………………………… 14
3.2 Saran ……………………………………………………………………………………..… 14
ABSTRAK
Kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat merupakan suatu hal yang mutlak pada era yang serba cepat, seperti saat ini. Keterlambatan dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan akan menyebabkan informasi tersebut tidak relevan lagi bagi penggunanya. Dengan demikian suatu sistem yang baik harus mampu memberikan informasi pada waktunya , dengan data-data yang akurat dan tepat dalam proses pengolahannya.
Sistem Informasi Pendistribusian Barang Melalui Transporter Pada PT TIKI berangkat dari visi, misi dan tujuan dari PT TIKI tersebut. Yaitu menjadi Sistem Informasi Pendistribusian Barang Melalui Transporter Pada PT TIKI yang berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai cara untuk meningkatkan kualitas layanan distribusi barang telah ditempuh, diataranya dengan menerapkan metode pengarsipan data distribusi yang akan melakukan studi lanjut yang lebih efisien, menyederhanakan proses-proses pengolahan data transaksi, meningkatkan mutu sumber daya keseluruhan, dan meningkatkan status akreditasi dari PT TIKI.
Sistem Informasi ini akan lebih menyederhanakan proses-proses tersebut diatas dengan memanfaatkan teknologi informatika jaringan komunikasi data. Sehingga pengolahan atas data-data yang ada akan lebih cepat dan akurat, serta menghilangkan duplikasi data yang timbul antar bagian yang ada. Disamping itu sisi keamanan dan keutuhan data dapat lebih terjamin karena diterapkannya batasan-batasan atas pemakaian data, sehingga penyebaran informasi hanya akan diterima oleh yang berhak saja.
Jurnal ini akan menguraikan aktifitas-aktifitas dan produk-produk yang dihasilkan pada masing-masing tahap pengembangan. Desain sistem informasi meliputi pencatatan data pesan, data barang, data armada, data pengemudi, data tujuan, dan data kirim. Pada tahap akhir perangkat lunak, dilakukan evaluasi terhadap proses dan produk pengembangan perangkat lunak ini akan diulas pada bagian akhir laporan ini.
Kata Kunci : Sistem Informasi. Distribusi Barang
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang.
Seiring dengan berkembangnya industri bisnis saat ini mengakibatkan beberapa perusahaan berorientasi pada permintaan pelanggan. Seperti halnya pada industri bidang pelayanan jasa, khususnya perusahaan jasa kurir yang memiliki sejumlah pelanggan dari masyarakat umum.dan pelanggan corporate dimana industri bisnis tersebut mampu memudahkan produsen   dan konsumen bertransaksi, meminimalisir waktu, serta memperoleh peluang bisnis baru darikebutuhan-kebutuhan pelanggan yang belum tercapai.
Pola pikir konsumen yang berubah seiring perkembangan zaman menuntut praktisi-praktisi bisnis untuk mengembangkan industri logistik pada pangsa pasaryang luas. Secara umum ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan pada bidang layanan jasa. Kepercayaan pelanggan terhadap merek juga mempengaruhi mutu pelayanan yang diberikan oleh perusahaan. Persaingan dalam bisnis logistik tampak ketat dan semakin terbuka lebar untuk pemain baru yang berkancah di Indonesia. Bertumbuh pesatnya bisnis transaksi jual beli online (e-commerce), manufaktur dan retail memicu tumbuhnya perusahaan logistik lokal, beberapa perusahaan yang meramaikan industri logistik yaitu, PT. JNE, TIKI, FedEx, DHL, dan Pos Indonesia. Perusahaan ternama tersebut saat ini berlomba-lomba mengungguli pangsa pasar yang sebagian besar dikuasai oleh perusahaan asing, hal tersebut tidak menutup kemungkinan PT. TIKI bersaing untuk menjadi tuan rumah dalam wilayah domestic PT. TIKI
Saat ini TIKI dapat dijumpai lebih dari 500 pusat layanan yang mampu menjangkau daerah tujuan di seluruh wilayah Indonesia dan mancanegara. Dengan dukungan ratusan armada yang handal serta ribuan personil yang terampil dan berpengalaman. Dengan reputasi TIKI lebih dari 40 tahun, armada pesawat dan moda transportasi lainnya yang menjadi mitra TIKI siap mengantarkan paket kiriman anda ke seluruh nusantara dan mancanegara. Jaringan TIKI yang luas memudahkan anda dalam mengatasi masalah pengiriman paket/dokumen. Kini TIKI termasuk yang terbesar dalam industri jasa titipan kilat via udara di Indonesia.
Pelayanan jasa pengiriman barang yang diberikan PT. TIKI semakin beragam dan inovatif, Brand trust dan Loyalitas pelanggan sangat menentukan kualitas pelayanan yang diberikan dapat sesuai dengan harapan mereka. PT Tiki yang bernama resmi Citra Van Titipan Kilat didirikan pada tangga 1 september 1970 oleh Soeprapto dan Ny Nuraini Soeprapto yang juga bertindak sebagai pemegang saham. Sejak tahun 1972, aktivitas bisnis Tiki telah mencapai kota Pangkal Pinang (Sumatera), Semarang (Jawa Tengah) dan Surabaya (Jawa Timur) dengan sejumlah armada dan personil.
Pada tahun 1972, perusahaan ini melakukan restrukturisi manajemen dengan bekerja sama dengan Alm. Irawan Saputra, Gideon Wiraseputra, dan Raphael Rusmadi yang kemudian menjadi pemegang saham. TIKI menjadi semakin kuat dan telah membangun banyak cabang diseluruh provinsi. Dalam jangka waktu setengah tahun, TIKI telah mampu melayani seluruh pelosok negeri. Untuk menjamin kualitas terbaik, saat ini, TIKI telah memiliki lebih dari 800 titik pelayanan yang mampu menjangkau berbagai pelosok negeri maupun luar negeri. Dengan dukungan ribuan personil terlatih dan armada transportasi yang mampu menjangkau seluruh wilayah kepulauan, Tiki telah menjadi pemimpin dalam industry jasa pengiriman uara Indonesia.
Dengan demikian berkembangnya TIKI dan semakin tumbuh kepercayaan masyarakat akan TIKI serta untuk melayani segala kebutuhan masyarakat akan kebutuhan dalam industry jasa titipan dan cargo, maka TIKI berkembang mendirikan beberapa anak perusahaan TIKI sebagai bagian dari TIKI Group, yaitu:
1.     TKS ( Titipan Kilat Soeprapto), bergerak dibidang cargo
2.     TIKITA ( Tiki wisata), bergerak dibidang travel dan wisata
3.     TIKONDO ( Tiki Lihostik), bergerak dibidang layanan logistic
1.2 Rumusan Masalah dan Tujuan Penulisan.
Dengan dibuatnya makalah ini diharapkan :
1.      Dapat mengetahui lebih jauh mengenai penerapan Sistem Informasi Manajemen pada perusahaan.
2.      Dapat mengetahui lebih lanjut mengenai software TIKI.
3.      Dapat mengetahui bagaimana cara penerapan Software TIKI itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
4.      Dapat mengetahui siapa saja yang dapat menggunakan Software TIKI.
BAB II
TINJAUAN TEORI

2.1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen ( SIM )

Sistem merupakan kumpulan dari sub-sub sistem, elemen-elemen, prosedur-prosedur yang saling berinteraksi, berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu seperti informasi, target, dan tujuan lainnya. sedangkan Informasi merupakan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi pengguna dan mempunyai nilai yang nyata atau dapat dirasakan manfaatnya dalam keputusan-keputusan yang akan datang.
Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.
Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.
Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah. Lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.
Sistem informasi manajemen (SIM) bukan sistem informasi keseluruhan, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer. Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :

1. Kurang organisasi yang wajar
2. Kurangnya perencanaan yang memadai
3. Kurang personil yang handal
4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat. Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.
Secara teoritis komputer bukan prasyarat mutlak bagi sebuah SIM, namun dalam praktek SIM yang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. Prinsip utama perancangan SIM : SIM harus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama. Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.

2.2 Pengertian Software, Hardware, People dan Database pada perusahaan.

1. Software     :
Pengertian Software atau Perangkat Lunak adalah data-data yang terdapat pada sebuah komputer yang di format kemudian disimpan secara digital. Bisa dibilang bahwa Software merupakan komponen yang tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat dalam sebuah komputer. Contoh dari Software adalah sebagai berikut:

1.      Sistem Operasi: Merupakan Software yang digunakan untuk menghubungkan antara Hardware dengan Pengguna/User.
2.      Software Aplikasi: Merupakan Software yang dapat diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Contohnya adalah Software paket aplikasi perkantoran seperti Libre Office dan Microsoft Office.
2. Hardware    :

Pengertian Hardware atau Perangkat Keras adalah komponen pada komputer yang dapat terlihat dan disentuh secara fisik. Jadi, rupa secara fisik dari komputer dapat kita sebut sebagai Hardware atau Perangkat Keras. Contoh dari Hardware adalah sebagai berikut: 
gambar: printer Canon (Perangkat Output)
1.      Perangkat Input/Masukan: Merupakan Hardware yang digunakan untuk memasukkan (Input) instruksi dari pengguna komputer (User). Contohnya adalah Keyboard, Mouse, dan Joystick.
2.      Perangkat Pemrosesan: Merupakan Hardware yang terdapat pada sebuah komputer untuk memproses masukkan/input dari pengguna. Contohnya adalah Prosesor pada sebuah komputer.
3.      Perangkat Output/Keluaran: Merupakan Hardware yang digunakan untuk menghasilkan suatu proses (output) dari pengguna komputer (User). Contohnya adalah Monitor, Speaker, dan Printer.
3. People         :

Atau Perangkat Manusia adalah orang yang menggunakan atau mengoprasikan komputer. Contoh dari Brainware adalah Programmer, Netter (sebutan bagi orang yang sedang melakukan surfing di Internet), dan orang-orang yang sedang menggunakan komputer.
4. Database     :

Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.

BAB III
PEMBAHASAN

1. Software yang digunakan PT. TIKI
Cash Automation adalah proses pengeluaran, menghitung dan pelacakan kas di bank, ritel, pencairan cek, hari bayaran pinjaman / muka, kasino atau lingkungan bisnis lainnya melalui perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk tujuan pencegahan kerugian, pencurian pencegahan dan manajemen mengurangi waktu untuk pengawasan laci uang (sampai) operasi.
  
Program yang digunakan oleh perusahaan TIKI ini menggunakan aplikasi mirip dengan ERP, user hanya memasukkan Alamat pengirim, Alamat tujuan, Berat barang (kg), setelah data tersebut dimasukan  maka program ini akan menampilkan harga pengiriman yang akan dikirim, selain itu program ini memiliki database yang berisi daftar kota-kota dan harga setiap kotanya. Setelah semuanya sudah di input dan harga pengiriman muncul lalu program ini akan mencetak harga pengiriman dalam bentuk resi.
  
Jika ada pelanggan yang datang untuk menanyakan tarif jasa pengiriman barang maka service counter bisa mengecek tarifnya, setiap daerah memiliki tarif yang berbeda-beda bergantung juga dengan berat barang dan pilihan produk yang di tawarkan PT.TIKI seperti ONS,HDS, & REG.
Pada software yang digunakan PT. TIKI ini juga dapat melakukan simulasi harga sebelum pelanggan melakukan pengiriman barang. Pada simulasi harga pelanggan bisa mengetahui berapa jumlah biaya yang harus dikirimkan beserta biaya jika menggunakan asuransi.
Gambar diatas adalah contoh jika semua data yang diperlukan pelanggan sudah di input maka software akan menggenerate nomor CN (nomer resi) secara otomatis.
Software ini juga dilengkapi fitur untuk mengecek seluruh pendapatan yang diterima selama satu bulan lengkap beserta tanggal dan biaya pengiriman setiap barang.
2. Hardware
Ø   Hardware yang digunakan oleh Perusahaan TIKI tersebut adalah Komputer dengan spesifikasi core i3 dengan RAM 2GB dan Memory 500GB agar dapat menjalankan program tersebut dengan lancer
Ø  selain itu ada printer jenis laser jet khusus untuk mencetak resi yang akan di print.
3. People
Ø  user/ karyawan sebagai orang yang menjalankan program tersebut
Ø  customer / pelanggan sebagai orang yang akan menggunakan jasa perusahaan ini
Ø  Kurir sebagai orang yang mengirimkan barang pada customer yang dituju
4. Database
Ø  Database yang digunakan pada perusahaan ini table yang berisikan nama kota, harga barang perkilogram, dan biaya asuransi setiap jenis barang.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
            System Informasi Management yang digunakan pada perusahaan ini software yang berfungsi untuk menginput dan mengoutput data yang diberikan dari customer dan mencetaknya dalam bentuk resi. Dan peoplenya orang yang berperan dalam pengiriman serta penerimaan barang . lalu Data base yang berisikan kumpulan data-data kota dan harga pengiriman per kilogram. Setelah melakukan beberapa pengujian dilapangan dengan menggunakan data asli, penulis menyimpulkan beberapa hal :
·         Aplikasi Cash Automation dapat membantu dalam mendokumentasikan kegiatan pengiriman barang.
·         Aplikasi Cash Automation memudahkan petugas pengiriman barang untuk mendata barang yang akan dikirim dengan mencatat data-data konsumen.
·         Membantu manajer dalam melihat laporan kegiatan pemasukkan barang secara berkala.
·         Adanya nomor resi memudahkan konsumen dalam mencari lokasi barang saat pengiriman berlangsung, sehingga barang dapat diketahui sampai ke tempat tujuannya.

4.2 Saran
Ø  Pilihlah perusahaan yang kira-kira memiliki software yang mudah di analisa
Ø  Teliti dalam membuat laporan

Ø  Pelajari dahulu software yang akan di analisa

Wednesday, 27 April 2016

Softskill Bahasa Indonesia 2 : "Penulisan Ilmiah, Semi Ilmiah, dan Non Ilmiah"

Karya Ilmiah
PEMBUATAN APLIKASI
PENGOLAHAN DATA INVENTARIS BERBASIS WEB
DI PT. HARMONI DRILLING SERVICES

BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Kemajuan teknologi saat ini semakin pesat, hal ini terlihat dari proses untuk mendapatkan informasi yang dapat diperoleh secara cepat, tepat dan akurat dengan didukung oleh kemajuan teknologi yang semakin canggih. Dari kemajuan ini membuat banyak perusahaan menggunakan dan membutuhkan teknologi berbasis komputer dan jaringan untuk membantu pekerjaannya karena bersifat  efektif dan efisien.
Banyak perusahaan yang telah menggunakan sistem yang terkomputerisasi dalam mengolah datanya. PT. Harmoni Drilling Services merupakan salah satu perusahaan yang memiliki sistem yang kompleks dalam pengolahan datanya, yang mengharuskan semua data dapat disimpan secara terintegrasi untuk menunjang proses pengolahan data. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh PT. Harmoni Drilling Services adalah pengolahan data inventaris, yaitu berupa data inventaris barang yang ada pada setiap ruangan, data alat tulis kantor (ATK), dan pembuatan laporan inventaris.
Di PT. Harmoni Drilling Services proses penyampaian informasi yang berhubungan dengan kegiatan pengolahan data inventory masih dilakukan secara manual. Ini terlihat dari penggunaan aplikasi Microsoft Excel dalam pengolahan data inventaris. Hal ini menimbulkan beberapa masalah seperti, proses pembuatan laporan yang memerlukan waktu sehingga penyelesaian laporan menjadi tidak tepat waktu. Pencarian dan pembaruan data membutuhkan waktu relatif lama, sehingga hal ini menyulitkan pegawai dalam memberikan laporan kepada pimpinan.
Saat ini banyak perusahaan yang tidak mau ketinggalan dengan kemajuan teknologi informasi yang menunjang terhadap kelangsungan kegiatan institusi. Oleh karena itu banyak perusahaan yang berlomba-lomba meningkatkan mutu dan kualitas dengan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang berhubungan dengan institusi tersebut. Pengolahan data inventaris merupakan kegiatan yang penting dalam suatu institusi atau perusahanan. Dalam hal ini PT. Harmoni Drilling Services memerlukan sebuah aplikasi khusus untuk mengolah data inventaris. Dimana aplikasi ini akan dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan dan pencapaian dalam pengolahan data inventaris, yang akan menjadi bagian aktifitas yang vital di departemen procurement.
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan dan masalah yang dipaparkan diatas maka, perlu dirancang sebuah aplikasi pengolahan data inventaris yang diharapkan menjadi solusi permasalahan yang dihadapi oleh staf PT. Harmoni Drilling Services.

1.2       Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat identifikasi bahwa masalah yang akan dikaji adalah sebagai berikut:
1.        Bagaimana melakukan penyimpanan inventaris secara terintegrasi.
2.        Bagaimana melakukan pencarian dan pembaruan data inventaris dalam waktu yang relatif singkat.

1.3       Batasan Masalah
Batasan-batasan masalah berdasarkan identifikasi masalah di atas, adalah sebagai berikut:
1.        Perancangan aplikasi yang dibangun meliputi pengolahan data inventaris perusahaan di PT. Harmoni Drilling Services.
2.        Pengguna aplikasi terdiri dari dua level, yaitu admin dan Manager Procurement.
3.        Aplikasi dikendalikan oleh satu admin yang memegang hak akses penuh atas pengolahan data inventaris perusahaan dengan melakukan login.
4.        Aplikasi dapat mencetak hasil laporan inventaris perusahaan.

1.4       Maksud dan Tujuan
Penelitian ini berupaya untuk memperbaiki sistem lama, yang masih melakukan pengolahan data inventaris secara manual dengan menggunakan aplikasi secara terkomputerisasi. Dengan pembuatan aplikasi tersebut, diharapkan:
1.        Aplikasi dapat melakukan penyimpanan data inventaris secara terintegrasi dalam sebuah database.
2.      Aplikasi dapat melakukan pencarian dan pembaruan data inventaris dalam waktu yang relatif singkat.

1.5       Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi pengolahan data inventaris adalah sebagai berikut:
1.         Wawancara
Dengan melakukan wawancara dengan staf departemen procurement mengenai data yang diolah berkaitan dengan pengolahan inventaris.
2.         Studi Kepustakaan
Dilakukan dengan mencari data-data pada buku atau literature yang berkaitan dengan aplikasi yang akan dibuat.



1.6       Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam penyusunan laporan Proyek Akhir adalah sebagai berikut :
BAB I             PENDAHULUAN
                        Menjelaskan tentang latar belakang penelitian, mengapa topik ini menjadi pilihan, tujuan penelitian, batasan masalah serta metode penelitian yang digunakan.
BAB II            LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisi teori-teori yang akan digunakan dalam menyelesaikan Proyek Akhir ini.
BAB III          PERANCANGAN
Bab ini akan menjelaskan mengenai rencana perancangan aplikasi pengolahan data inventaris PT. Harmoni Drilling Services dengan mennggunakan diagram alur dengan secara detail.
BAB IV          IMPLEMENTASI SISTEM
Dalam bab ini akan dijelaskan tentang bagaimana cara implementasi dan pengoperasian system yang telah ada.
BAB V            PENUTUP
Bab ini berisi uraian tentang keismpulan yang didapat dari proses pembuatan Aplikasi Pengolahan Data Inventaris PT. Harmoni Drilling Services, serta saran yang dapat diberikan apabila aplikasi ini ingin dikembangkan lebih lanjut.



Oleh Khairunnisa
Sumber: Tugas Akhir CCDP Telkom PDC Khairunnisa



Semi Ilmiah

Perkembangan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi
DalamDunia Bisnis dan Industri

Untuk meningkatkan daya saing di era teknologi seperti sekarang ini, penerapan teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan dalam dunia bisnis. Penerapan ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru dalam bidang bisnis.Seperti pengaruh teknologi dalam dunia bisnis yang memanfaatkan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Melalui internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi.
Teknologi Informasi sudah selayaknya tidak dipandang sebelah mata, apalagi di jaman teknologi seperti sekarang ini departemen IT merupakan salahsatu departemen penting dalam sebuah perusahaan. Namun terkadang masih banyak perusahaan memandang sebelah mata akan peran IT dalam menunjang proses di Perusahaan tersebut, padahal telah banyak terbukti bahwa betapa besarnya IT berperan atau ikut andil dalam memajukan perusahaan.
Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan. Dan yang akan dibahas disini adalah khusus penerapan Teknologi Infromasi dan Komunikasi dalam Perusahaan.
Kebutuhan daya saing, efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan.


Untuk dapat mengetahui andil departemen IT di perusahaan adalah dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan tersebut, misalnya :
1.      Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll.
2.       Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT. Sebab dengan IT ini akan memperbendek rantai birokrasi, yang tadinya selesai dalam 1 minggu dengan IT hanya butuh waktu 1 hari. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan penghematan sekian rupiah.
3.       Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Hal ini tentu saja akan menjadikan perusahaan menjadi lebih kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bisa jadi karena pengambilan keputusan yang lambat sebuah perusahaan akan kehilangan banyak order.
4.       Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat biaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat profil perusahaan dari mana saja diseluruh dunia.
5.       Dengan IT maka sistem akan dapat terintegrasi disemua kantor atau perusahaan sehingga hal ini akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen akan dengan cepat mengetahui kondisi perusahaannya tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi.
Jadi sebenarnya penerapan IT ini akan sangat menghemat biaya di semua aspek, baik tenaga kerja, proses, pemasaran, maupun manajemen. Dan penerapan IT ini juga akan dapat mempercepat kemajuan perusahaan, dengan semain meningkatnya margin perusahaan.
Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing, untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur.
Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan Teknologi Informasi sendiri ataupun untuk menyewa, karena besarnya biaya. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. Oleh karena ini, perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi Teknologi Informasi baru.
Pada ruang lingkup yang lebih luas, sebagai contoh pada lingkungan bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi.
Aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam praktek komunikasi bisnis telah memberikan hasil yang positif terhadap dunia bisnis dimana para pelakunya dapat bersaing dengan para competitor dan dapat diterima oleh pasar secara global.
Peran dari teknologi informasi dan komunikasi bisnis dapat menintegrasikan semua proses bisnis. Dalam teknologi informasi dan komunikasi, perusahaan mampu menerapkan berbagai startegi yang diterapkan.



Oleh Khairunnisa
Referensi : http://sim-uh.blogspot.co.id/2012/11/proses-bisnis-dan-teknologi-informasi.html



Non Ilmiah
Misteri Cincin Keramat
“Tau nggak Yun, sekarang kamu lagi ramai dibicarakan kawan-kawan di kelas?” Mimi melirik Yuyun yang sedang merapikan buku-buku pelajarannya.
Mereka baru saja selesai mengerjakan PR. “Ngetop dong aku!” Yuyun menyahut tanpa menoleh. “Hu… malah ge-er.” Mimi mencibir. Yuyun cuma senyum-senyum.
“Pasti mereka membicarakan tentang cincin keramat  ini!” Yuyun mengacungkan sebuah cincin berwarna coklat tua dari saku roknya.
“Kok kamu sudah tau Yun?”
“Tau dong, Mereka bilang, nilaiku selalu bagus karena cincin keramat ini. Aku tak tau siapa yang mula-mula menyebar cerota seperti itu. Tapi… bukan kamu kan, Mi?”
“Sembarangan! Aku malah baru tau sekarang kalau kamu punya cincin seperti itu. Memangnya itu benar-benar cincin keramat Yun?”
Yuyun tertawa cekikikan sebelum menjawab. “Bisa jadi, keramat buatku. Sebab cincin ini punya cerita tersendiri.”
“Cerita apa itu Yun?”
“Cinicn ini dibuat dari biji salak yang nyasar di kerongkonganku. Gara-gara aku makan salak dengan terburu-buru. Untung kakekku berhasil mengeluarkannya.
Nah, kebetulan kakekku memang suka iseng. Biji salak yang salah alamt itu dilubanginya, lalu dibentuk cincin. Aku memakainya buat kenang-kenangan, sekaligus untuk mengingatkanku agar tidak mengulangi lagi kecerobohan yang hampir membuatkku celaka seperti itu." Yuyun mengakhiri ceritanya.
Tapi, biarpun nggak keramat, boleh kan aku coba memakainya?” Mimi jadi penasaran. “jadi kamu kan gendut-gendut Mi.
Mana cukup. “Yuyun membanding-bandingkan jari-jari Mimi dengan jari-jarinya. Yuyun memang agak kurus. “Ah, cuma beda sedikit kok. Pasti cukup. “Mimi memaksa.
Yuyun mengangkat bahu, dia mengalah mencopot cincinya. Girang sekali Mimi menerimanya.
Susah payah dia memasukkan cincin itu ke jari manisnya. “tuh kan cukup!” Mimi tersenyum penuh kemenangan ketika berhasil memasukkan cincin itu.
“Kucoba pada jari yang lain, siapa tau lebih longgar. “Mimi mencoba mencopot cincin dari jari manisnya. Tapi, cincin itu tak mau lepas. Mungkin memang jemari Mimi terlalu gendut.
Bergantian Mimi dan Yuyun mencoba mencabut cincin itu, tapi tak berhasil.
“Pakai sabun biar licin!” Yuyun mengusulkan. Sabun pun dicoba.
Tapi tetap tak menolong. Bagian atas jari Mimi malah membesar, lalu membiru. Cincin itu semakin sulit dicopot. Mereka mulai panik.
“Aduh, bagaimana ini?” Mimi meringis. “Kamu sih, sudah kuperingatkan, maksa juga. “Yuyun merutuk. Mimi terdiam merasa bersalah.
“Kita minta tolong Om Doni saja. Dia kan dokter, pasti bisa. Mudah-mudahan dia ada dirumahnya. “Yuyun berlari ke rumah sebelah, sebentar kemudian dia kembali bersama Om Doni.
“Aduh Om, tolong berikan suntikan untuk mengecilkan jariku ini. “Mimi merengek-rengek begitu melihat Om Doni.
Om Doni tersenyum geli. “Mana ada suntikan buat mengecilkan jari. “Om Doni memeriksa jari Mimi yang bengkak. “Makanya jangan suka maksa! Yun, ambilkan gergaji kecil di laci meja kerja Om.”
“Aduh, jari saya mau digergaji Om? ”Mimi pucat pasi. “Iya, karena kamu nakal! ”Om Doni pura-pura melotot. Mimi ternganga. Yuyun datang membawa gergaji kecil.
Mimi semakin gemetaran ketika Om Doni meraih tangannya. Yuyun menyaksikan dengan penuh tanda tanya. Mau diapakan jari Mimi.
Dan …. Ow! Akhirnya mereka bernafas lega. Ternyata yang gergaji bukan jari Mimi tapi cincin yang dipakainya.
“Hey benda jelek! Sudah dua kali bikin gara-gara! Dulu kamu tersesat di kerongkonganku. Sekarang kau membuat bengkak jari Mimi. Pergi kau!”
Yuyun menyumpah-nyumpah cincin yang sudah berhasil dilepaskan dari jari Mimi, lalu melemparnya ke luar.
“Bukan benda itu yang salah, tapi kalian yang ceroboh," Om Doni menyela. Yuyun dan Mimi saling berpandangan sambil tersenyum malu.



Sumber : Oleh Aat Danamihardja, Bobo 48/XXVI

http://bobo.kidnesia.com/Bobo/Klinik-Cerita/Cerita-Dari-Bobo/Misteri-Cincin-Keramat